Standar Seragam Kerja Lapangan yang Harus Anda Tahu

·

·

Bekerja di lapangan menuntut perlengkapan yang tidak hanya nyaman, tapi juga punya tingkat keamanan yang tinggi. Salah satu jenis seragam untuk pekerja lapangan tentu saja adalah seragam kerja lapangan yang terdiri dari kemeja lapangan, coverall, wearpack, rompi safety, dan lain sebagainya. 

Karena menuntut keamanan yang lebih tinggi dari seragam biasa, seragam lapangan harus dipilih dengan baik. Ada standar tersendiri untuk seragam lapangan yang baik. Yuk, cari tahu lebih lengkapnya di sini!

Standar Seragam Kerja Lapangan

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membuat seragam lapangan. Berikut adalah standar minimal seragam lapangan yang perlu Anda pahami:

1. Logo K3 dan Bendera Merah Putih

Logo K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dan bendera Merah Putih adalah atribut penting pada seragam kerja yang mencerminkan identitas serta kepatuhan terhadap aturan keselamatan nasional. 

Biasanya, logo K3 ditempatkan di lengan kanan dengan ukuran standar 5 x 5 cm. Ini adalah pengingat bagi pekerja mengenai pentingnya menjaga keselamatan dan kesehatan kerja dalam setiap aktivitas kerja. 

Sementara itu, bendera Merah Putih dipasang pada lengan kiri seragam sebagai simbol identitas nasional, menandakan bahwa perusahaan bagian dari entitas yang beroperasi di wilayah Indonesia. Namun untuk seragam kerja lapangan biasa, terkadang tidak memakai bendera Merah Putih.

2. Penggunaan Scotlite atau Reflector

Scotlite sama dengan reflector yaitu pita reflektif yang fungsinya memantulkan cahaya sehingga membantu meningkatkan keselamatan kerja. Fungsi dari pita ini sangat vital, terutama ketika bekerja di malam hari, minim cahaya, jalan raya, area proyek, atau lokasi lain yang pencahayaannya terbatas.

Adanya scotlite atau reflector membantu pekerja terlihat jelas karena seragam yang memantulkan cahaya. Biasanya, penempatan pita ini ada di bagian dada, punggung, dan juga lengan. Ukurannya biasanya 5 cm, agar terlihat lebih jelas.

3. Warna Seragam

Standar seragam kerja lapangan selanjutnya, adalah warna seragam. Ternyata, warna juga jadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan saat akan membuat seragam lapangan. Pemilihan warna pada seragam kerja punya peran penting dalam mendukung keselamatan pekerja.

Biasanya, seragam lapangan memakai warna-warna yang cerah seperti oranye stabilo, hijau stabilo, atau kuning stabilo. Warna-warna tersebut sangat direkomendasikan untuk pekerja yang bekerja di lokasi dengan lalu lintas kendaraan padat atau area proyek.

Warna yang cerah membuat pekerja terlihat lebih jelas dari jarak jauh. Jadi, pekerja akan lebih aman dari risiko kecelakaan kerja atau meningkatkan kewaspadaan di lingkungan kerja sehari-hari.

4. Desain dan Ukuran Seragam

Desain seragam lapangan perlu dirancang senyaman mungkin sehingga tidak menghambat gerak tubuh pekerja. Ukurannya harus disesuaikan dengan postur, karena seragam yang terlalu sempit atau longgar bisa mengurangi kelincahan dan berpotensi tersangkut oleh peralatan di tempat kerja.

Selain itu, seragam lapangan juga harus memakai bahan berkualitas dengan penambahan atribut keselamatan sesuai standar. Beberapa bahan yang biasanya digunakan untuk seragam lapangan, yaitu drill, polyester, kanvas, oxford, dan lain sebagainya. Anda bisa bertanya pada jasa konveksi untuk mendapatkan bahan terbaik sesuai budget dan kebutuhan. 

5. Fitur Penting Lainnya

Fitur tambahan ini sebenarnya tergantung pada jenis pekerjaan yang dilakukan oleh karyawan yang memakainya. Jika pekerjaan sering di bawah sinar matahari, maka fitur yang penting adalah bahan yang menyerap keringat. Namun, jika pekerjaan berhubungan dengan air, maka lapisan anti air adalah pilihan yang tepat. 

Selain itu, fitur penting lain yang tidak boleh Anda lewatkan adalah kantong multifungsi. Sebagian besar pekerja lapangan membutuhkan kantong multifungsi untuk menyimpan alat-alat kecil. Jadi, pekerjaan akan jauh lebih terorganisir dan efisien.

Aksesoris Tambahan untuk Seragam Kerja Lapangan

Selain seragam, ada juga aksesoris tambahan yang bisa meningkatkan keamanan pekerja. Berikut ini adalah aksesoris tambahan yang biasanya dipadukan dengan seragam kerja lapangan:

1. Rompi Safety

Salah satu aksesoris tambahan yang paling sering dipakai oleh pekerja lapangan adalah rompi safety. Fungsi utama rompi safety yaitu meningkatkan visibilitas di area minim cahaya, membantu mengidentifikasi antar anggota tim, serta meningkatkan standar keselamatan kerja. Pilihan warna untuk rompi safety kebanyakan oranye neon atau kuning stabilo. 

2. Helm Pelindung

Seragam kerja lapangan juga sering kali didukung dengan helm pelindung. Fungsi utamanya untuk melindungi pekerja dari risiko benda jatuh, paparan cuaca ekstrem, dan juga benturan keras yang mungkin terjadi. 

Helm pelindung memakai material polikarbonat atau ABS. Selain itu, desainnya harus sesuai standar K3 dan SNI (Standar Nasional Indonesia). Detail helm pelindung ini berupa pelindung wajah atau visor, slot untuk lampu kepala, lubang ventilasi yang anti-lembap, serta tali pengikat. 

3. Sepatu Safety

Sepatu safety memberikan perlindungan dari bahaya bawah seperti tergelincir ataupun terkena benda berbahaya misalnya paku, logam tajam, atau cairan kimia. Selain itu, sepatu safety juga mampu menahan beban benda berat. 

Fitur utamanya biasanya berupa steel toe cap, sol anti-slip, dan bahan yang tahan air serta bahan kimia. Jenis sepatu ini sesuai dengan area kerja karyawan lapangan. Contohnya teknisi listrik membutuhkan sepatu yang tahan arus, sedangkan pekerja tambang memakai sepatu yang melindungi kaki dari lumpur. 

4. Kantong Serbaguna

Kantong serbaguna adalah aksesoris atau fitur tambahan pada seragam kerja lapangan. Fungsinya untuk menyimpan peralatan komunikasi, alat tulis, alat kerja kecil, dan lain sebagainya. Penempatan dan jumlah kantong serbaguna disesuaikan dengan jenis pekerjaannya. 

5. Sabuk Peralatan

Sabuk peralatan atau tool belt biasanya dipakai oleh tukang, teknisi, atau operator alat berat. Terbuat dari nilon tebal atau kulit sintetis dengan banyak slot untuk meletakkan berbagai jenis alat yang dibutuhkan oleh pekerja. Manfaat utama sabuk peralatan yaitu meningkatkan efisiensi kerja karena pekerja bisa menjangkau peralatan dengan lebih cepat. 

Siapa yang Butuh Seragam Lapangan dengan Standar K3?

Sebenarnya, tidak semua jenis pekerjaan lapangan membutuhkan seragam kerja lapangan dengan standar K3. Hanya pekerja yang berada di lingkungan dengan potensi bahaya tinggi saja yang membutuhkannya. Berikut ini adalah industri yang membutuhkannya:

  1. Seragam safety tahan api untuk industri gas, perminyakan, dan pemadam kebakaran.
  2. Jenis seragam K3 tahan air untuk industri perikanan dan konstruksi.
  3. Seragam keselamatan jalan raya untuk pekerja jalan raya atau proyek infrastruktur.
  4. Seragam safety konstruksi untuk pekerja konstruksi. 

Yuk, Buat Seragam Kerja Lapangan di Konveksi Ungaran Makmur

Standar untuk seragam lapangan haruslah tinggi untuk meningkatkan keamanan pekerja. Jika ingin membuat seragam lapangan dalam jumlah yang besar, pilih jasa konveksi terpercaya seperti Konveksi Ungaran Makmur. Kami telah beroperasi lebih dari 10 tahun dalam memproduksi seragam kerja.

Layanan yang ditawarkan khusus untuk seragam kerja, sehingga hasilnya pun akan jauh lebih optimal. Ada beberapa keunggulan yang kami tawarkan, seperti:

  1. Gratis desain untuk pelanggan yang belum punya desain sendiri.
  2. Fokus pada kualitas mulai dari pemilihan bahan kain, proses cutting, bordir atau sablon, packing, hingga pengiriman kepada pelanggan.
  3. Tepat waktu sesuai kesepakatan, tim akan meningkatkan kapasitas produksi agar semua pesanan selesai pada waktunya.
  4. Harga kompetitif dan wajar.
  5. Bergaransi jika barang pesanan tidak sesuai dengan kesepakatan awal.

Memilih Konveksi Ungaran Makmur untuk memproduksi seragam kerja lapangan tidak akan merugikan Anda. Tunggu apalagi, segera hubungi tim kami di nomor WhatsApp 0878-0800-8637.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ABOUT DIRECTOR
William Wright

Ultricies augue sem fermentum deleniti ac odio curabitur, dolore mus corporis nisl. Class alias lorem omnis numquam ipsum.